Kamis, 22 Juli 2021

TIM TANGGAP BENCANA SMAN 7 ENREKANG BERDONASI



Dibawah naungan UPT SMA Negeri 7 Enrekang PMR merupakan ekstrakurikuler yang aktif dalam hal penanggulangan bencana, bagaimana tidak di ekstrakurikuler inilah terbentuk Tim Tanggap Bencana yang bertugas untuk merespon secara cepat ketika terjadi bencana. Tim Tanggap Bencana ini berada di bawah koordinasi Divisi Unit Bakti Masyarakat di dalam PMR. Tim ini sejak lama telah merespon semua bencana yang ada dalam masyarakat, sebagai contoh respon tanggap bencana yaitu salah satu tim yang merespon langsung bencana gempa bumi di Mamuju dengan turut serta bersama OSIS UPT SMAN 7 Enrekang dalam mengantar bantuan yang telah mereka kumpulkan. 



Tidak terkecuali oleh dengan bencana kebakaran yang terjadi di Desa Cendana tepatnya di Cabirobo Cendana pada hari Selasa Tanggal 20 Juli 2021 pukul 12.45 Wita. Kebakaran yang meludes 1 rumah warga ini telah menjadi perhatian khusus yang dilakukan oleh Tim Tanggap Bencana, dengan mengadakan penggalangan dana ke sejumlah tempat dengan fokus penggalangan di Pasar Enrekang. Penggalangan ini turut dibantu oleh PMR UPT SMAN 2 Enrekang, sehingga dana yang dikumpulkan lumayan besar. Semua hasil pengumpulan dana tersebut langsung diberikan kepada Korban bencana kebakaran yaitu Ibu Trisnawati yang merupakan ASN tenaga pendidik di TK Malalin.
Bapak Sukri, S.Pd. Selaku Pembina Ekstrakurikuler PMR setelah dikonfirmasi, mengiyakan kegiatan tersebut, dan telah memberikan pengarahan kepada semua anggota PMR yang ikut dalam penggalangan ini. Beliau berpesan kepada kita semua : "selagi bisa berbagi kepada sesama ayo lakukan, karna sebaik baik manusia adalah yang berguna bagi sesamanya, PMR adalah generasi muda berprestasi". 




 

SD 102 PUDUKKU SILATURRAHMI PADA KORBAN KEBAKARAN DI CABIROBO CENDANA

Kebakaran merupakan hal yang tidak kita inginkan tapi merupakan takdir yang harus dijalani dengan sabar. Pada hari Selasa tanggal 20 Juli 2021 pukul 12.25 wita terjadi kebakaran hebat yang menghanguskan satu rumah warga desa Cendana letaknya di Cabirobo Cendana. Kebakaran ini disebabkan korsleting listrik. Untuk memadamkan kebakaran ini air sungai menjadi solusi utama, karena mobil pemadam kebakaran tidak bisa sampai di lokasi kejadian. Masyarakat secara sukarela bekerjasama mensuplai air dari sungai, sehingga proses pemadaman agak lambat.

Rumah yang habis dilahap oleh si jago merah ini merupakan rumah seorang tenaga pendidik yang bernama ibu Trisnawati, S.Pd. (52) dengan keluarga sebanyak 9 orang. Ibu Trisnawati merupakan ASN yang di tempatkan di TK Malalin.

Dalam kesempatan ini banyak bantuan yang telah berdatangan di tempat kejadian, diantaranya silaturrahmi keluarga besar SD 102 Pudukku. Kedatangan dari Keluarga besar SD 102 Pudukku di samping memberikan motivasi dan spirit untuk tetap bersabar, juga memberikan bantuan kepada ibu Trisnawati bersama keluarga. Kepala SD 102 Pudukku dalam hal ini Bapak Nadir G., S.Pd.,M.Pd. turut langsung bersama dengan staf pendidik dan tenaga kependidikan lainnya ke tempat kejadian guna meninjau langsung dan memberikan secara langsung bantuan tersebut.

Ungkap Beliau : "Kebakaran ini merupakan takdir dari yang Maha Kuasa, olehnya itu sebagai mahluk yang beriman haruslah kita menyikapinya dengan sabar, kepada ibu Trisnawati bersama keluarga agar tetap tabah, bersabar dan cepat bangkit. Mudah-mudahan Allah SWT Memberikan yang lebih baik. keluarga besar SD 102 Pudukku turut berduka dengan kejadian ini.
  


Kamis, 15 Juli 2021

HARI KEEMPAT MPLS UPT SMA NEGERI 7 ENREKANG


Kamis tanggal 15 Juli 2021 merupakan  hari keempat pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di UPT SMAN 7 Enrekang. Kegiatan ini dilaksanakan di sekolah dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan yang merupakan perpanjangan dari Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) yang dilaksanakan sebelumnya. MPLS dilaksanakan selama 5 hari yaitu mulai tanggal 12 juni 2021 dan berakhir tanggal 16 juli 2021.

Pada hari keempat pelaksanaan MPLS, UPT SMA Negeri 7 Enrekang kedatangan Pengawas Pembina SMAN 7 Enrekang yaitu Bapak Drs. H. Namiruddin, M.Si., MM. Beliau merupakan pengawas pembina di UPT SMAN 7 Enrekang. Kedatangan beliau di samping memantau pelaksanaan MPLS, beliau memotivasi panitia MPLS dengan Pengurus OSIS SMAN 7 Enrekang untuk memberikan yang terbaik kepada peserta didik baru sebelum mereka resmi bergabung dengan Keluarga besar UPT SMA Negeri 7 Enrekang dan proses Pembelajaran. Bapak pengawas yang akan purnabakti tanggal 01 Agustus 2021 ini tetap antusias memberikan pengarahan kepada sekolah binaanya. Sebelum beliau meninggalkan UPT SMAN 7 Enrekang, Beliau berpesan untuk tetap memperhatikan protokol kesehatan agar bisa terhindar dari virus Covid 19.  


Beberapa menit setelah bapak pengawas meninggalkan SMA Negeri 7 Enrekang, sekolah ini kembali kedatangan tamu dari Satgas Covid 19 Kabupaten. rombongan ini terdiri dari tiga orang yang ditugaskan untuk memantau pelaksanaan MPLS UPT SMA Negeri 7 Enrekang. Satgas Covid Kabupaten ini memantau bagaimana kesiapan sekolah ini dalam menanggulangi covid 19, mereka memeriksa semua kelengkapan yang ada demi menjaga dan mencegah tersebarnya virus di lingkungan sekolah. Di samping memantau, memeriksa peralatan, satgas juga mengadakan penyemprotan di seluruh ruangan yang ditempati oleh peserta didik baru. Setelah mengadakan penyemprotan satgas kabupaten meninggalkan UPT SMA Negeri 7 Enrekang. Dan mereka berpesan sebelum peserta didik masuk di lingkungan sekolah agar terlebih dahulu suhu tubuh mereka diperiksa dengan termogun setelah itu cuci tangan dan bisa masuk di lingkungan sekolah. Bagi siswa yang suhu tubuhnya diatas 38◦C agar diberi keringanan untuk tidak mengikuti pelakasanaan MPLS sampai suhu tubuhnya normal kembali.


Rabu, 14 Juli 2021

SELAMAT DATANG PESERTA DIDIK UPT SMA NEGERI 7 ENREKANG


Prosesi penerimaan peserta didik baru sudah berlalu. Penerimaan peserta didik baru di UPT SMA Negeri 7 Enrekang berlangsung lancar tanpa kendala yang berarti. Pada hari Senin tanggal 12 Juli 2021 adalah Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) atau sebelumnya dikenal dengan nama Masa Orientasi Siswa (MOS) berlangsung selama 5 hari yaitu tanggal 12 - 16 Juli 2021.

 
Kedatangan peserta didik baru UPT SMA Negeri 7 Enrekang kali ini menjadi momen kebangkitan dan momen perbaikan UPT SMA Negeri 7 Enrekang ke depannya. Pelaksanaan MPLS yang dilaksanakan dengan materi yang disesuaikan dengan JUKNIS MPLS Tahun 2021 yaitu ada 11 materi, antara lain :
  1.  Profil Sekolah
  2. Materi Covid dan turunannya
  3. Pendidikan Karakter
  4. Narkoba dan dampaknya
  5. Satuan Pendidikan Aman Becana (SAPB)
  6. Pendidikan Anti Korupsi
  7. Pendidikan Keluarga
  8. Nilai-nilai Budaya dan Kearifan Lokal Sulawesi Selatan
  9. Pelibatan Orang Tua di Sekolah
  10. Ekstrakulikuler
  11. Go green

Semua Materi tersebut sudah ditentukan pematerinya sehingga sekolah tidak mecari lagi pemateri di luar sekolah. Dengan penentuan pemateri di dalam sekolah sendiri, maka ini akan menjadi media perkenalan antara peserta didik dengan gurunya dan begitupula sebaliknya. Disamping materi di atas, para peserta didik pun diwajibkan mengikuti acara pembukaan yang dilaksanakan langsung secara online oleh Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. Acara pembukaan MPLS ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan, Bapak Prof. Dr. Mauhammad Jufri, M.Si.,M.Psi.Psikolog.


SMA Negeri 7 Enrekang Ikut ambil bagian dalam acara pembukaan ini. setelah pelaksanaan acara pembukaan ini, panitia MPLS pun langsung mengambil alih acara dengan pemaparan materi-materi yang telah ditentukan di atas. Ini adalah bagian ucapan "Selamat Datang Kepada Peserta Didik Baru UPT SMA Negeri 7 Enrekang, jadilah peserta didik yang cerdas dan memiliki karakter yang unggul untuk mewujudkan Profil Pelajar Pancasila".  

Selasa, 06 Juli 2021

TINGKATKAN KINERJA, PGRI ENREKANG UTUS DIVISI INFOKOM IKUTI DIKLAT


Pelatihan jurnalistik yang diadakan oleh PGRI Provinsi Sulawesi Selatan di Kabupaten Sidrap tepatnya di SMPN 1 Pangsid yang hadiri 4 kab/kota yaitu Kabupaten Pinrang, Kabupaten Sidrap, Kabupaten Enrekang dan Kotamadya Parepare. Pelatihan ini dibuka oleh Wakil Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan DR. H. Syarifuddin Lagu , secara live di aula SMPN I Pangsid. Pelatihan ini rencana pelaksanaan 2 hari dengan Jumlah peserta  38 peserta, dengan rincian utusan pinrang 13 peserta, sidrap 11 peserta, Enrekang 13 Peserta dan Parepare 1 peserta. PGRI Enrekang mengutus 13 peserta yang terdiri dari 1 peserta dari pengurus kabupaten dan 12 peserta dari masing-masing kecamatan yaitu bidang Informasi dan Komunikasi tiap-tiap kecamatan.   


Wakil Ketua PGRI Provinsi Sulawesi Selatan DR. H. Syarifuddin Lagu dalam sambutannya mengatakan, kegiatan pelatihan jurnalistik ini adalah program PGRI untuk meningkatkan kompetensi guru, yaitu kompetensi profesional dalam kemampuan menulis berita  yg akurat dan tepat, semoga dalam pelatihan ini dapat memberikan nilai tambah bagi guru dalam meliput berita.

Sementara Pemateri Drs. Syamsul Bahri, M.Si  membawakan materi  majalah PGRI sebagai media utk menampung suara dan aspirasi guru dalam meningkatkan kreasi menulisnya. Menurutnya, Dalam menulis kita harus mengetahui teknik penulisan atau teknik peliputan, dan membuat berita harus jelas beritanya, disertai keterangan dari sumber berita dan foto kegiatan atau rekaman terkait dengan pemberitaan. Intinya seorang jurnalis harus mengusai UU PERS NO 40 TAHUN 1999. 

Pelatihan ini sedianya dilaksanakan dua hari yaitu hari selasa dan rabu tanggal 6 dan 7 Juli 2021, akan tetapi dipercepat karena adanya pandemi, sehingga dilaksanakan hanya satu hari yaitu hari selasa. Pada  pukul 3.30 wita acara ini ditutup oleh ketua PGRI Kabupaten Sidrap. (6/7/21)

SEJUTA POHON ANDALAN TAHUN 2023

Kita sadari bersama bahwa pemanasan global merupakan masalah yang harus dipecahkan secara bersama. Bagaimana tidak, karena pemanasan global ...