Selasa, 14 September 2021

UPACARA BENDERA PERTAMA SAAT PTM TERBATAS

 


Di pagi hari senin yang cerah, secerah hati siswa yang tidak pernah bersua dengan teman-teman mereka di lingkungan sekolah, akhirnya kembali membuka asa untuk menikmati hidangan ilmu pengetahuan yang tersuguhkan di sekolah. Sekolah akan kembali diributkan dengan canda dan tawa siswa-siswi yang gembira dengan pertemuan yang sudah lama mereka rindukan. Sekolah akan kembali bersinar dengan berkah ilmu yang disuguhkan oleh sang pengajar. Sekolah akan kembali ribut dengan suara dan tegur sapa dari bapak ibu guru yang dengan ikhlas memberikan motivasi, spirit dan bekal kepada siswa-siswinya yang kelak akan menyatu kembali ke dalam masyarakat.



Setelah lebih satu tahun sekolah ini sunyi dari ributnya canda tawa siswa dan guru, hanya ada pegawai tata usaha, dan sekelompok kecil guru piket yg mengajar secara online di sekolah. Upacara bendera pertama PTM terbatas, itulah kata yang akan tertulis dalam catatan sejarah UPT SMAN 7 ENREKANG tepatnya hari Senin tanggal 13 September 2021. UPT SMA Negeri 7 Enrekang melaksanakan Pembelajaran Tatap muka, walaupun statusnya masih Pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas.

PTM terbatas ini menghadirkan siswa disekolah terbatas, yaitu siswa hanya hadir 50% perminggu dan selebihnya tetap belajar secara online. Siswa akan bergantian datang ke sekolah tiap minggunya sehingga aturan prokes akan tetap terlaksana dengan baik yaitu menjaga jaga jarak. Kedatangan siswa di sekolah pun sebelumnya sudah disampaikan agar datang ke sekolah dengan tetap memakai masker. Dan semua hal yang dianggap perlu untuk dilaksanakan demi terciptanya sekolah yang sehat yang bebas dari wabah Covid-19. 



Pelaksanaan PTM terbatas ini secara resmi disampaikan oleh Bapak Kairawan, S.Pd.,M.Pd. selaku Kepala UPT SMAN 7 Enrekang saat beliau pembina upacara. Beliau mengatakan bahwa kita keluarga besar UPT SMAN 7 Enrekang menetapkan kembali untuk melaksanakan PTM meskipun masih dalam kondisi terbatas, semoga awal dari PTM terbatas ini menjadi pembuka dan sekaligus mengantarkan bangsa ini lepas dari pandemi covid-19. Tentu harapan kita berangkat dari PTM terbatas ini lama kelamaan akan menjadi PTM secara total. 


Beliau mengungkapkan bahwa latar belakang sehingga sekolah mengambil keputusan untuk melaksanakan PTM terbatas ini disebabkan karena, berdasarkan hasil rapat Komite dan Orang tua siswa, orang tua siswa mengharapkan agar pembelajaran secara tatap muka dilaksanakan kembali. disamping beberapa faktor teknis lainnya seperti pulsa data dari siswa, masih ada siswa yang belum memiliki hp android serta jaringan di desa sekitar sekolah masih belum stabil. 
Mudah-mudahan Pembelajaran tatap muka terbatas ini akan tetap terlaksana sehingga semua siswa bisa hadir di sekolah tidak ada lagi pengaturan 50% daring dan 50 % tatap muka. 

  

    

Jumat, 10 September 2021

UPT SMA NEGERI 7 ENREKANG KEBUT VAKSINASI SISWA SEBAGAI MODAL AWAL PEMBELAJARAN TATAP MUKA TERBATAS


UPT SMA Negeri 7 Enrekang adalah satu-satunya sekolah menengah atas negeri yang terletak di Kecamatan Cendana. Selama 2 tahun terakhir ini melaksanakan pembelajaran secara daring atau online. Banyak suka duka yang dialami selama pembelajaran daring sejak tahun 2020.  Mulai dari jaringan yang tidak bisa diajak kompromi, siswa yang kehabisan data, atau pun terlalu banyaknya pelajaran yang harus ditangani oleh siswa selama satu minggu.


Dengan adanya izin dari bapak Bupati Enrekang, maka terbukalah pintu untuk melaksanakan (PTM) Pembelajaran Tatap Muka Terbatas. Pembelajaran tatap muka terbatas ini tentunya akan terlaksana ketika semua prosedur-prosedur penanggulan Covid-19 dilaksanakan secara ketat dan berkesinambungan. Semua prosedur-prosedur ini harus tetap dipantau oleh semua pihak, baik itu pihak sekolah, masyarakat maupun pemerintah, jangan sampai lengah yang akan berakibat fatal bagi semua orang yang ada di lingkungan sekolah, baik itu tenaga pendidik, tenaga kependidikan dan siswa.

UPT SMA Negeri 7 Enrekang bekerjasama dengan Tenaga kesehatan (Puskesmas Kabere), TNI dan Polri melaksanakan vaksinasi ke seluruh siswa UPT SMA Negeri 7 Enrekang. Kegiatan vaksinasi ini bertujuan untuk mencegah terjangkitnya Covid-19 di lingkungan pendidikan dan di kalangan pendidik, tenaga kependidikan serta siswa. Vaksinasi ini dilaksanakan pada tanggal 08 September 2021 yang lalu. Siswa sangat antusias untuk divaksin, karena mereka beranggapan setelah vaksin ini mereka akan kembali masuk ke sekolah yang selama 2 tahun terakhir ini mereka tinggalkan. Vaksinasi yang disiapkan adalah sebanyak 300 vaksin dan siswa yang divaksin sebanyak 288 siswa. Kegiatan vaksinasi ini sejalan dengan program Gubernur Sulawesi Selatan yaitu Kebut Vaksinasi Sul-Sel bagi Pelajar SMA/SMK.  


Setelah vaksin ini UPT SMA Negeri 7 Enrekang akan melaksanakan PTM terbatas, yang tentunya dengan menyiapkan semua peralatan dan sarana pendukung demi terlaksananya pembelajaran tatap muka terbatas ini.  


SEJUTA POHON ANDALAN TAHUN 2023

Kita sadari bersama bahwa pemanasan global merupakan masalah yang harus dipecahkan secara bersama. Bagaimana tidak, karena pemanasan global ...